Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-statistics domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/clientoptimamy/news.clientoptima.my.id/wp-includes/functions.php on line 6131
Semprotkan Eco Enzim untuk Minimalisir Pencemaran Udara

Semprotkan Eco Enzim untuk Minimalisir Pencemaran Udara

UP! TANGERANG

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid melepas mobil tengki penyemprot Eco Enzim di wilayah Puspemkab Tigaraksa.

Pada kesempatan tersebut, Sekda mengungkapkan pelepasan mobil tengki penyemprot Eco Enzim untuk menyemprot kawasan Puspemkab Tangerang merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir pencemaran udara di wilayah Puspemkab Tigaraksa.

“Penyemprotan Cairan ECO Enzim di Puspemkab ini merupakan upaya untuk meminimalisir tingkat pencemaran udara di sekitar Tigaraksa sekaligus memperingati hari Ozon Internasional,” kata Sekda, dikutip Wartawan Minggu (17/9/23).

Menurutnya, upaya penyemprotan cairan Eco Enzim merupakan implementasi program Sekolah Keanekaragaman Hayati (Sehati) yang digagas Pemkab Tangerang. Ia menandaskan nantinya setiap sekolah diwajibkan untuk menanam dan berinovasi melalui Eco Enzim yang manfaatnya dapat dirasakan kembali oleh lingkungan sekolah.

“Saat ini sekitar 33 sekolah yang menerapkan Eco Enzim ikut pula dalam penyemprotan di setiap sekolah. Nantinya juga menjadi bagian upaya mengurangi pencemaran udara yang semakin terdampak,” tuturnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono menambahkan, penyemprotan cairan Eco Enzim tersebut untuk menjernihkan udara sekaligus memperingati Hari Ozon Internasional.

“Cairan Eco Enzim berasal dari sampah organik yang difermentasi oleh anak-anak di sekolah. Karena Eco Enzim ini dapat menyerap dan mengikat partikel debu yang ada di udara, sehingga kita berharap dengan adanya kegiatan hari ini dapat mengurangi polusi udara,” ujar Ujang.

Menurutnya, cairan tersebut tidak menimbulkan efek samping dan justru sangat baik untuk manusia dan makhluk hidup lainnya.

“Selain untuk penyemprotan udaran, Eco enzim ini bagus untuk tanaman dan tumbuhan lainnya,” jelasnya. (fj/dam)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *